Parikan Penuh Doa Pecah di Susukan, Kunjungan Gubernur Ahmad Luthfi Disambut Hangat Warga
Gubernur Ahmad Luthfi memeluk Mbah Mudin, warga penerim program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa (24/2/2026). (FOTO: pemprov jateng)

Parikan Penuh Doa Pecah di Susukan, Kunjungan Gubernur Ahmad Luthfi Disambut Hangat Warga

Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ke Desa Tawang, Susukan, diwarnai parikan spontan seorang lansia. Suasana formal berubah cair dan penuh keakraban saat warga menyambut program RTLH.

TIMES Semarang,Rabu 25 Februari 2026, 05:11 WIB
443
B
Bambang H Irwanto

SemarangKunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ke Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa (24/2/2026), berlangsung hangat dan penuh canda. Suasana yang semula formal mendadak cair setelah seorang warga lanjut usia melantunkan parikan Jawa berjudul “Wes Suwe Ora Ketemu” di hadapan gubernur.

Kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah itu bertujuan meninjau rumah penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sejak pagi, warga telah memadati lokasi meski langit tampak mendung. Mereka antusias menanti kesempatan bertemu dan bersalaman langsung dengan gubernur.

Momen tak terduga terjadi saat Ahmad Luthfi hendak meninggalkan lokasi. Sejumlah warga mendekat untuk berpamitan. Di antara mereka, seorang lansia bernama Mudin Kasdi—akrab disapa Mbah Mudin—maju dengan langkah perlahan. Gubernur menyambutnya dan menggandeng tangannya.

article

Di tengah kerumunan warga, Mbah Mudin spontan melantunkan parikan dengan suara lantang:

“Wes suwe ora jamu,
Jamu pisan nang Cianjur.
Wes suwe ora ketemu,
Ketemu pisan karo Pak Gubernur.”

Sontak, gelak tawa dan tepuk tangan pecah dari warga yang menyaksikan. Ahmad Luthfi tampak tersenyum lebar sambil merangkul Mbah Mudin yang terlihat sumringah.

Tak berhenti di situ, Mbah Mudin kembali melanjutkan bait berikutnya:

“Repote dadi gubernur,
tumindake kudu seng jujur,
masyarakat gen melu makmur.”

Bait tersebut kembali disambut riuh tepuk tangan. Selain mengundang tawa, parikan itu juga menyelipkan pesan moral agar pemimpin berlaku jujur dan mampu membawa kesejahteraan bagi rakyatnya.

Ahmad Luthfi mengapresiasi spontanitas sekaligus doa yang disampaikan lansia tersebut. “Matur nuwun, nggih. Doanya luar biasa. Sehat-sehat semuanya,” ujarnya singkat.

Interaksi tersebut menjadi gambaran kedekatan antara pemimpin dan masyarakat. Kunjungan yang awalnya berlangsung dalam suasana resmi berubah lebih akrab. Warga tampak antusias berebut berjabat tangan dan berswafoto sebelum rombongan gubernur melanjutkan agenda berikutnya.

Senyum dan tawa pun mengiringi akhir kunjungan siang itu di Susukan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Bambang H Irwanto
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Semarang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.