PLN Komitmen Siagakan Objek Vital Nasional
Direksi PLN tinjau kesiapan GITET Ungaran dan gardu induk strategis di Jawa Tengah. Ratusan personel siaga 24 jam jaga keandalan listrik Idul Fitri 1447 H.
Semarang – Di saat jutaan keluarga bersiap menyambut hangatnya kebersamaan Idul Fitri 1447 Hijriah, ratusan personel PT PLN (Persero) justru memperketat penjagaan di garis depan infrastruktur kelistrikan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen korporasi untuk memastikan momentum kemenangan masyarakat tidak terganggu oleh kendala teknis pasokan energi.
Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, melakukan inspeksi mendalam ke sejumlah titik saraf transmisi di Jawa Tengah pada Selasa (17/3/2026). Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh lini operasional, mulai dari personel hingga keandalan sistem mitigasi, berada dalam status siaga satu.
GITET Ungaran: Benteng Energi dan Objek Vital Nasional
Fokus utama tinjauan diawali di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Ungaran, Kabupaten Semarang. Fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan objek vital nasional yang menjadi tumpuan distribusi listrik lintas wilayah.
Arsyadany menekankan bahwa keandalan listrik selama libur panjang adalah hasil dari dedikasi petugas yang bekerja dalam sistem shift 24 jam tanpa henti.
"PLN memastikan seluruh lini operasional dalam kondisi siaga penuh. Di balik listrik yang tetap menyala saat masyarakat merayakan Idul Fitri, ada petugas yang tetap berjaga dan mengorbankan waktu bersama keluarga demi kenyamanan publik," tegas Arsyadany.
Mitigasi Berlapis di Simpul Strategis
Selain Ungaran, inspeksi berlanjut ke GI 150 kV Bringin dan GI 150 kV Jajar yang menjadi tulang punggung pasokan listrik untuk wilayah Salatiga hingga Solo. Di titik-titik ini, PLN menerapkan prosedur siaga yang mencakup pemantauan real-time, respons cepat, dan pengecekan alat.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Handy Wihartady, menambahkan bahwa kehadiran manajemen di lapangan menjadi suntikan moral bagi para petugas gardu induk. Menurutnya, sistem pengamanan berlapis telah diaktifkan untuk menjamin masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang.
Analisis: Stabilitas Kelistrikan Saat Lebaran
Dari perspektif operasional, kesiagaan di wilayah Jawa Tengah merupakan kunci stabilitas sistem interkoneksi Jawa-Bali. Dengan terjaganya GI dan GITET strategis, potensi hambatan distribusi akibat lonjakan beban domestik saat malam takbiran dan hari H Lebaran dapat diminimalisir secara signifikan.
Dedikasi para petugas di balik peralatan bertegangan tinggi ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama PLN di tengah suasana libur nasional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

