Kiprah Najma Azzahra Suarakan Edukasi Kesehatan Reproduksi Lewat Aksi dan Prestasi
Lewat UKM UNNES Sexuality Care Center, Najma aktif memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan reproduksi bagi generasi muda.
SEMARANG – Perjalanan inspiratif kerap kali dimulai dari langkah kecil yang konsisten di bangku perkuliahan. Fatiha Jihad Najma Azzahra membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menjadi agen perubahan di masyarakat.
Mahasiswi 20 tahun asal Magelang yang kini berdomisili di Semarang ini tengah menempuh pendidikan Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang.
Di tengah kesibukannya, sosok yang akrab disapa Najma ini juga mendedikasikan waktunya sebagai santri, edukator TPQ, pembuat konten pemula, serta pernah menjalani kontrak kerja sebagai Brand Research Analyst sekaligus Marketing and Sales Executive.
Dalam hal ini, semangat berorganisasi dan jiwa sosial yang tinggi membawa Najma dipercaya mengemban berbagai posisi strategis di lingkungan sekitarnya.
Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Wakil Ketua UKM UNNES Sexuality Care Center periode 2026–2027 serta menjabat sebagai Kepala Departemen Pelayanan Umat KAMIL Fakultas Kedokteran UNNES.
Tidak hanya itu, anak pertama dari tiga bersaudara ini juga berkontribusi sebagai layouter jurnal kesehatan masyarakat terakreditasi SINTA 3 serta menjadi Awardee Beasiswa Rumah Kepemimpinan Angkatan 13.
Publik dapat mengikuti aktivitas dan berbagai gagasan positifnya melalui akun media sosial Instagram dan TikTok @najmazzahra_, serta LinkedIn atas nama Fatiha Jihad Najma Azzahra.
Jejak Prestasi Akademik dan Non Akademik
Kegemarannya dalam menulis, berbicara di depan umum, dan mengikuti kompetisi ilmiah telah membuahkan deretan prestasi yang membanggakan dari tingkat daerah hingga internasional.
Sepanjang tahun 2020 hingga 2026, Najma berhasil menorehkan berbagai capaian, di antaranya Silver Medal International Festival of Engineering Science and Technology di Tunisia pada 2021, dan Bronze Medal National Essay Competition (NESCO) 2 Malang tahun 2026.
Lalu Juara 3 Nasional Lomba Karya Tulis Ilmiah 2026, Juara 1 Nasional Lomba Sinematografi KAFEST UNNES 2025, Runner Up 3 Mahasiswa Berprestasi Program Studi Kesehatan Masyarakat UNNES 2024, serta 3rd Runner Up Putri Hijabfluencer Jawa Tengah 2026.
"Alhamdulillah saya mendapatkan amanah dengan terpilih sebagai peraih selempang di ajang Putri Hijabfluencer Jawa Tengah 2026," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (9/8/2026).
Ketertarikannya pada dunia riset dan kepenulisan ilmiah telah tumbuh sejak duduk di bangku sekolah. Pengalaman mengikuti Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN).
Dalam kegiatan yang diselenggarakan LIPI - kini menjadi bagian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut, menjadi salah satu titik awal yang memperkuat minatnya dalam penelitian.
Sejak saat itu, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi karya ilmiah dan penelitian, di antaranya berhasil meraih Juara Harapan 3 Bidang Ilmu Hayati Lomba Peneliti Belia yang diselenggarakan Center for Young Scientist (CYS).
Kemudian Top 10 National Scientific Writing NASA Fair Universitas Negeri Yogyakarta, serta menjadi finalis National Scientific Writing AIFORCE bersama berbagai kompetisi ilmiah lainnya.
Di bidang akademik, Najma juga aktif mengikuti kompetisi penalaran.
Ia pernah menjadi Finalis Olimpiade Matematika COMMATH KoSSMI, Finalis Olimpiade Matematika UIN Saizu, Juara 3 Olimpiade Matematika KSM Tingkat Kabupaten, serta Finalis Lomba Cerdas Cermat SFCC HIMFEST Universitas Sebelas Maret.
Pengalaman akademiknya semakin diperkaya melalui kesempatan mengikuti program pertukaran pelajar ke Singapura dan Malaysia yang didanai penuh (fully funded).
Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal berharga baginya untuk terus mengembangkan kapasitas diri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Fokus Advokasi dan Edukasi Kesehatan
Melalui ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, Najma aktif menjalankan berbagai gerakan advokasi yang berfokus pada kesehatan masyarakat, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan.
Lewat UKM UNNES Sexuality Care Center, ia aktif memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan reproduksi bagi generasi muda.
Kepedulian tersebut juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan pengabdian masyarakat bersama KAMIL Fakultas Kedokteran UNNES.
Ia kerap menjadi pembicara dalam edukasi kesehatan bagi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari orang tua dan anak penyintas kanker, kelompok masyarakat umum, hingga memberikan promosi keselamatan dan kesehatan kerja bagi para pekerja.
Sebagai peraih gelar 3rd Runner Up Putri Hijabfluencer Jawa Tengah 2026, Najma berupaya menghadirkan teladan melalui penguatan nilai edukasi, akhlak, dan pemberdayaan perempuan.
"Menurut saya, perkembangan teknologi digital yang begitu pesat membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menyebarkan informasi positif sekaligus membangun gerakan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.
Meski demikian, ia menilai rendahnya literasi kesehatan dan maraknya penyebaran hoaks masih menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama.
Karena itu, menurutnya generasi muda perlu menjaga integritas serta mampu menyeimbangkan prestasi akademik, organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi dan Harapan Masa Depan
Menatap masa depan, lebih jauh Najma berharap semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap isu kesehatan sekaligus terus mengembangkan karakter diri.
Dia ingin terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan program-program edukasi yang berdampak luas dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Najma juga menyadari bahwa seluruh pencapaiannya hingga saat ini tidak terlepas dari doa orang tua, dukungan keluarga, para guru, dosen, sahabat, serta berbagai pihak yang selalu memberikan kepercayaan kepadanya.
"Dukungan tulus tersebut menjadi bahan bakar utama bagi saya untuk terus konsisten berkarya dan menginspirasi sesama," tuturnya penuh semangat sembari tersenyum manis.
Secara khusus dirinya pun berpesan agar masyarakat terutama generasi muda untuk tidak ragu memulai langkah-langkah kecil yang membawa kebaikan.
"Saya percaya setiap anak muda memiliki potensi untuk menjadi agen perubahan. Jangan pernah takut memulai sesuatu yang positif, dan tidak perlu menunggu menjadi sempurna untuk melahirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

